Perbedaan LCC dan Tanaman Penutup Tanah Biasa: Mana yang Lebih Cocok untuk Reklamasi?

24 Agustus 2026
Perbedaan LCC dan Tanaman Penutup Tanah Biasa: Mana yang Lebih Cocok untuk Reklamasi?

Perbedaan LCC dan Tanaman Penutup Tanah Biasa: Jangan Sampai Salah Pilih

Saat melakukan penghijauan lahan, reklamasi bekas tambang, perkebunan, maupun konservasi tanah, banyak orang menggunakan tanaman penutup tanah (ground cover). Namun, tidak semua tanaman penutup tanah memiliki fungsi yang sama.

Salah satu jenis yang banyak digunakan untuk membantu menjaga dan memperbaiki kondisi tanah adalah Legume Cover Crop (LCC). Sayangnya, masih banyak yang menganggap LCC sama dengan tanaman penutup tanah biasa.

Padahal, keduanya memiliki karakteristik, manfaat, dan tujuan penggunaan yang berbeda. Memahami perbedaannya akan membantu Anda memilih jenis tanaman yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lahan.

Sudah Mengenal Legume Cover Crop (LCC)?

Jika Anda belum familiar dengan Legume Cover Crop (LCC), kami telah membahas pengertian, manfaat, serta berbagai jenis LCC secara lengkap pada artikel sebelumnya.

👉 Baca juga: https://www.tanijaya.com/news/legume-cover-crop-lcc-pengertian-manfaat-jenis-dan-cara-memilih-benih-lcc-berkualitas

Mengapa LCC Sering Disamakan dengan Tanaman Penutup Tanah?

Kesalahpahaman ini muncul karena LCC dan tanaman penutup tanah biasa sama-sama tumbuh menutupi permukaan tanah. Karena itu, banyak orang menganggap keduanya memiliki fungsi yang sama.

Padahal, LCC tidak hanya berfungsi sebagai penutup permukaan tanah. Tanaman dari kelompok legum juga dapat membantu meningkatkan ketersediaan nitrogen dalam tanah melalui hubungan simbiosis dengan bakteri pada bintil akar.

Sementara itu, tanaman penutup tanah biasa umumnya lebih ditujukan untuk melindungi permukaan tanah, mengurangi pertumbuhan gulma, menjaga kelembapan, atau memperindah suatu area, tergantung pada jenis tanamannya.

Apa Itu Tanaman Penutup Tanah Biasa?

Tanaman penutup tanah biasa adalah tanaman yang berfungsi menutupi permukaan tanah agar tidak terbuka. Tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk menjaga kelembapan tanah, mengurangi pertumbuhan gulma, mempercantik lanskap, serta membantu mengurangi erosi pada kondisi tertentu.

Berbeda dengan LCC, sebagian besar tanaman penutup tanah biasa bukan berasal dari kelompok legum sehingga tidak memiliki kemampuan mengikat nitrogen dari udara.

Beberapa contoh tanaman penutup tanah yang umum digunakan antara lain:

  • Rumput gajah mini
  • Wedelia
  • Rumput hias
  • Tanaman rambat non-legum lainnya

Perbedaan LCC dan Tanaman Penutup Tanah Biasa

Meskipun sama-sama menutupi permukaan tanah, terdapat beberapa perbedaan penting antara LCC dan tanaman penutup tanah biasa.

Aspek

Legume Cover Crop (LCC)

Tanaman Penutup Tanah Biasa

Fungsi utama

Menutup tanah sekaligus meningkatkan kesuburan tanah

Menutup permukaan tanah

Mengikat nitrogen

Ya

Umumnya tidak

Menambah bahan organik

Ya

Tidak semua jenis

Mengurangi erosi

Sangat efektif

Efektif tergantung jenis tanaman

Cocok untuk reklamasi

Sangat cocok

Kurang optimal

Penggunaan

Reklamasi, perkebunan, kehutanan

Taman, lanskap, halaman

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa LCC memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan tanaman penutup tanah biasa, terutama untuk kebutuhan pertanian dan rehabilitasi lahan.

Mengapa LCC Menjadi Pilihan untuk Reklamasi Lahan?

Lahan bekas tambang maupun lahan yang mengalami degradasi umumnya memiliki kondisi tanah yang kurang subur, padat, serta rentan mengalami erosi.

Pada kondisi tersebut, LCC dapat menjadi salah satu pilihan karena manfaatnya tidak hanya sebatas menutupi permukaan tanah. Pertumbuhan LCC yang baik dapat membantu melindungi tanah dari erosi sekaligus memberikan tambahan bahan organik dan mendukung perbaikan kondisi tanah secara bertahap.

Beberapa manfaat LCC antara lain:

  • Membantu meningkatkan ketersediaan nitrogen melalui simbiosis dengan bakteri pada bintil akar.
  • Mengurangi risiko erosi akibat hujan maupun angin.
  • Menjaga kelembapan tanah.
  • Menekan pertumbuhan gulma.
  • Menambah bahan organik dari pelapukan daun dan batang.
  • Membantu memperbaiki kondisi dan struktur tanah secara bertahap.

Karena manfaat tersebut, LCC banyak dimanfaatkan dalam pengelolaan perkebunan, proyek reklamasi lahan bekas tambang, perkebunan kelapa sawit, hingga rehabilitasi kawasan hutan.

👉 Baca juga: https://www.tanijaya.com/news/mengapa-lcc-penting-untuk-reklamasi-lahan-bekas-tambang

Kapan Sebaiknya Menggunakan LCC?

LCC merupakan pilihan yang tepat apabila tujuan penanaman adalah untuk meningkatkan kualitas tanah sekaligus melindungi permukaan lahan.

Beberapa contoh penggunaannya meliputi:

  • Reklamasi lahan bekas tambang.
  • Perkebunan kelapa sawit.
  • Perkebunan karet.
  • Penghijauan lahan kritis.
  • Rehabilitasi kawasan hutan.
  • Persiapan lahan sebelum tanaman utama ditanam.

Sementara itu, tanaman penutup tanah biasa lebih cocok digunakan untuk taman, area lanskap, halaman rumah, maupun area yang mengutamakan nilai estetika.

Kesimpulan

Meskipun sama-sama berfungsi menutupi permukaan tanah, Legume Cover Crop (LCC) memiliki manfaat yang lebih luas ketika digunakan untuk pengelolaan dan perbaikan kondisi lahan.

Selain membantu mengurangi erosi, LCC juga mampu meningkatkan kesuburan tanah melalui proses pengikatan nitrogen alami. Oleh karena itu, LCC menjadi pilihan yang lebih tepat untuk perkebunan, reklamasi lahan bekas tambang, serta rehabilitasi lahan kritis.Jika Anda sedang mencari benih LCC berkualitas untuk kebutuhan reklamasi maupun perkebunan, pastikan memilih benih dengan kualitas dan daya tumbuh yang baik agar hasil penanaman lebih optimal.


FAQ

Apakah semua tanaman penutup tanah termasuk LCC?

Tidak. LCC hanyalah salah satu jenis tanaman penutup tanah yang berasal dari kelompok legum. Masih banyak tanaman penutup tanah lain yang tidak memiliki kemampuan mengikat nitrogen.

Apa kelebihan utama LCC dibanding tanaman penutup tanah biasa?

LCC mampu memperbaiki kesuburan tanah, menambah unsur hara nitrogen, mengurangi erosi, menekan gulma, serta menambah bahan organik, sedangkan tanaman penutup tanah biasa umumnya hanya berfungsi melindungi permukaan tanah.

Apakah LCC cocok digunakan untuk taman rumah?

Bisa, tetapi LCC umumnya lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan perkebunan, reklamasi lahan, dan rehabilitasi tanah. Untuk taman rumah, tanaman penutup tanah hias biasanya lebih dipilih karena memiliki nilai estetika yang lebih tinggi.

Di mana LCC paling banyak digunakan?

LCC banyak digunakan pada perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, proyek reklamasi lahan bekas tambang, rehabilitasi kawasan hutan, serta penghijauan lahan kritis.